Terancam Absen Dampingi Hamka Cs Saat Melawan Perseru, Ini Kata Robert
Amien Sanibia 20 Agustus 2017

Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts menanggapi gestur yang kerap dilakukan Hamka Hamzah sambil memperagakannya, di ruang media Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Senin (14/8/2017)

<p>Terkait ancaman sanksi mendampingi timnya ketika melawan <a href="http://makassar.tribunnews.com/tag/perseru-serui" title="Perseru Serui">Perseru Serui</a>, 23 Agustus nanti, Pelatih PSM <a href="http://makassar.tribunnews.com/tag/robert-rene-alberts" title="Robert Rene Alberts">Robert Rene Alberts</a> mengatakan tidak ada masalah, seandainya saja ia dilarang mendampingi tim.</p> <p>Toh ia sudah berkomunikasi dengan para asisten dan pemain tentang strategi seperti apa yang harus dimainkan sebelum pertandingan, sehingga ada asisten bisa memberi instruksi kepada pemain.<br /> <br /> &ldquo;Tidak ada masalah. Jika memang ada keadilan, maka saya tidak seharusnya tidak dihukum dan kartu kuning Willy seharusnya ditarik. Padahal saya ketika itu tidak menggertak, hanya mempertanyakan, &ldquo; ujar Robert.<br /> <br /> Tentu saja, lanjut Robert kemenangan yang seharusnya diperoleh itu plus gol Willy bakal susah didapatkan kembali, tetapi setidaknya kata dia PSSI bisa melihat sisi keadilan.</p> <p>&ldquo;Setiap laga ada bendera FIFA &lsquo;Fair Play&rsquo; betul tidak ? Maka ikuti aturan FIFA karena apa yang terjadi di lapangan bukanlah fair play,&quot;katanya.</p> <p>Dan wasit asal Iran, Bonyadifard Mooud lanjut Robert seharusnya meminta maaf kepada publik dan PSM atas keputusan blundernya, menganulir gol Wiljan Pluim saat melawan Persija Jakarta dengan alasan terjadi handsball, padahal dari rekaman pertandingan, tidak ada handsball itu terjadi.</p> <p>Robert sendiri diusir dari bench PSM waktu itu, karena dinilai melakukan protes berlebihan usai dianulirnya gol Wiljan.</p>

Berita Terbaru